• Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
  • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
  • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
  • Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
  • Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.



Kekurangan Linux


  • Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
  • Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS). Namun, kini Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
  • Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisal sourceforge.net. , atau bila terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
  • Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware,dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
  • Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
  • Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty).Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
  • Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
  • Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
  • Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux dihttp://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
  • Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
  • Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.




Kelebihan Linux

Pada mulanya Linux adalah nama kernel atau jantung sistem operasi komputer yang dibuat pertama kali oleh Linus Torvalds pada 1991. Linus mengizinkan siapa saja untuk menggunakan, mempelajari cara kerjanya, dan mendistribusikan Linux, dengan lisensi GNU GPL (General Public License) atau lebih terkenal dengan istilah Free Software.

Saat ini, nama Linux tidak hanya digunakan untuk menyebut kernel, namun juga sistem operasi yang lengkap. Bahkan Linux juga digunakan untuk menyebut distribusi (gabungan sistem operasi dan berbagai aplikasi) atau distro Linux. Contoh distro Linux urut abjad: BlankOn, CentOS, Debian, Fedora, Gentoo, Mandriva, Mint, Nusantara, openSUSE, RedHat, Slackware, Ubuntu, Xandros, dan lain-lain.

Richard Stallman, pendiri Yayasan Free Software, mengusulkan penulisan sistem operasi Linux adalah GNU/Linux atau GNU-Linux, karena sistem operasi Linux berisi kernel Linux dan beberapa program dari projek GNU. Ada yang tidak setuju dengan Stallman, karena ada program pada sistem operasi Linux yang bukan dari projek GNU.

Open Source adalah istilah untuk software yang source code-nya (kode programnya) disediakan oleh pengembangnya untuk umum (terbuka) agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut, dan disebarluaskan. Jika pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukan Open Source, meskipun tersedia kode programnya.

Open Source merupakan salah satu syarat free software. Free Software pasti Open Source Software, namun Open Source Software belum tentu Free Software.Contoh Free Software adalah Linux.Contoh Open Source Software adalah FreeBSD.Linux yang berlisensi Free Software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak Free Software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi Open Source Software BSD-like dapat diubah menjadi tidak Open Source.FreeBSD (Open Source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak Open Source).www.opensource.org/licenses memuat jenis-jenis lisensi Open Source.



Sejarah Linux


MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.

MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.

IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS, dimana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan “IBM PC-DOS” (singkatan dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Namun MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.

Ketika Microsoft melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya.




Perkembangan MS-DOS


MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klon dari sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM PC/Compatible.

IBM PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating System), yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat digunakan oleh komputer IBM PC.

DR-DOS (Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat sistem operasi CP/M, Gary Kildall.

Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital Research Incorporated).

Caldera DOS, merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.

FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang dikembangkan oleh komunitas open source.




Tipe-tipe MS-DOS

MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows.

MS-DOS adalah yaitu sistem operasi berbasis baris-perintah (command-line) yang digunakan pada PC. Seperti sistem operasi lain contohnya OS/2, ia menerjemahkan input dari keyboard menjadi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh komputer,juga menangani pekerjaan seperti input dan output pada disket atau hardisk, dukungan video, kontrol keyboard, dan banyak lagi fungsi-fungsi internal lainnya yang berkaitan dengan eksekusi sebuah program dan pemeliharaan file.

Perintah MS-DOS diketikkan dalam sebuah jendela yang disebut Command Prompt Window. Untuk membuka jendela Command Prompt, klik Start, pilih All Programs, pilih Accessories, dan kemudian klik Command Prompt.

MS-DOS Mode adalah sebuah text based shell dimana lingkungan MS-DOS diemulasikan dalam sistem operasi 32-bit atau 64-bit, seperti Windows. Program berbasis MS-DOS dapat berjalan di Windows dan biasanya ia membuat sebuah file yang disebut Program Information File (PIF) yang muncul sebagai shortcut di desktop.

MS-DOS memiliki sifat Single User dan Mono Tasking. Single User artinya bahwa OS tersebut hanya dapat digunakan oleh satu pengguna dalam waktu yang bersamaan. Sedangkan Mono Tasking artinya bahwa OS tersebut hanya dapat melakukan satu perintah/ pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.

Disk Operating System (disingkat DOS) adalah sistem operasi yang digunakan di komputer pribadi. istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.





Pengertian MS-DOS

Perusahan telekomunikasi asal Canada, Reserch in Motion (RIM), mengembangkan perangkat komunikasi bergerak. Awalnya produk mereka adalah memproduksi dan layanan penyeranta (Pager) dua arah.

Namun dalam perkembangannya perusahaan ini membuat terobosan baru dengan menciptakan pearangkat Blackberry yang terkenal dengan layanan push-email, dan sekarang blackberry berubah menjadi smartphone yang memiliki berbagai fungsi seperti, GPS, internet mobile, serta dapat mengakses Wi-FI. RIM sebagai developer untuk sistem operasi blackberry telah mengeluarkan sistem operasi baru dengan salah satu aplikasi yang tertanam didalamnya adalah Document to Go versi trial buatan DataViz, suatu aplikasi yang memiliki fungsi officeseperti Word to Go, Presenter to Go yang otomatis memiliki Sheet to Go sebagai aplikasi Spreadsheet.


Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Blackberry


Palm OS (juga dikenal sebagai Garnet OS) adalah suatu sistem operasi mobile awalnya dikembangkan oleh Palm, Inc untuk asisten digital pribadi (PDA) pada tahun 1996. Palm OS dirancang untuk kemudahan penggunaan dengan user interface touchscreen-berbasis grafis. Hal ini disediakan dengan suite aplikasi dasar untuk manajemen informasi pribadi. Kemudian versi dari OS telah diperluas untuk mendukung smartphone. Beberapa lisensi yang lain diproduksi perangkat didukung oleh Palm OS.

Setelah membeli Palm merek dagang Palm, versi saat ini berlisensi dari ACCESS dinamai Garnet OS. Pada tahun 2007, ACCESS memperkenalkan penerus ke Garnet OS, yang disebut Access Linux Platform dan pada tahun 2009, pemegang lisensi utama Palm OS, Palm, Inc, beralih dari Palm OS untuk WebOS untuk perangkat yang akan datang.



Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Palm OS

Sistem operasi Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak mobile).Symbian merupakan perusahaan independen hasil kolaborasi vendor-vendor raksasa pada masa itu yakni Ericsson, Nokia, Motorola, dan Psion. Symbian dipandang lebih unggul karena:

1.Sistem operasi ini sejak awal dirancang khusus untuk ponsel. Berbeda dengan Microsoft dan Linux yang diadopsi dari komputer.

2.Berkat fitur CC+, Java (J2ME) MIDP 2.0, PersonalJava 1.1.1a, dan WAP, Sistem operasi symbian ini sangat terbuka sehingga siapapun bisa mengembangkannya. terbukti banyak beredar aplikasi-aplikasi tambahan untuk OS berbasis Symbian atau platform Java.

3.Symbian menyediakan suatu user interface (UI) framework yang fleksibel, sehingga supaya para vendor bisa menvariasikan produk-produknya. Ada empat jenis UI yang beredar saat ini yaitu: Series 60 (misalnya Nokia N70, N91, Siemens SX1, Samsung D700, D710, Panasonic X700, X800); Series 80 (Nokia N9210, 9210i, 9300); Series 90 (Nokia 7700 dan 7710); UIQ (Sony Ericsson P800, P900, P910, Motorola A920, A925, A1000, A1010). Symbian MOAP (Mobile Oriented Applications Platform), contohnya adalah Mitsubishi D800iDS yang memiliki dual screen yang pengoperasiannya mirip dengan Nintendo DS yaitu 2 screen dan hanya screen bagian bawah yang memiliki fungsi touch screen.



Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Symbian


Sistem operasi mobile telah lama hadir dalam kehidupan manusia, tepatnya 20 tahun yang lalu. Sebelumnya, handphone hanya bisa untuk mengirim pesan dan melakukan panggilan atau menerima panggilan saja. Namun sekarang handphone sudah bisa terhubung dengan internet dan melakukan aplikasi bagai komputer, yang sekarang biasa disebut dengan smartphone. Hal itu dapat terjadi karena adanya Sistem Operasi Mobile yang terdapat pada smartphone atau handphone para pengguna. Pada tahun 1993 dirilis smartphone yang pertama, “IBM Simon” yang memiliki fitur layar sentuh, email serta PDA. Selang 3 tahun kemudian, tahun 1996 Palm Pilot 1000 memperkenalkan personal digital assistant (PDA) untuk pertama kalinya dengan sistem operasi Palm OS. Masih dalam tahun yang sama PC Handled untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan sistem Windows CE. 4 tahun kemudian, tahun 2000 Symbian menjadi sistem operasi mobile modern pertama pada smartphone yang diluncurkan oleh Ericsson R380.

Setahun kemudian, tahun 2001 The Kyocera 6035 menjadi pelopor smartphone pertama yang menggunakan Palm OS. Tahun 2002, Microsoft pertama Windows CE (Pocket PC) pada smartphone diperkenalkan. Masih pada tahun 2002, Blackberry merilis smartphone pertamanya. 3 tahun kemudian, tahun 2005 Nokia memperkenalkan Maemo OS pada tablet internet pertama Nokia N770. Lalu tahun 2007, Apple iPhone dengan iOS diperkenalkan sebagai iPhone “mobile phone” dan “internet communicator”. Setahun kemudian, tahun 2008 OHA yang dibentuk oleh Google merilis Android 1.0 dengan HTC Dream (T-Mobile G1) sebagai ponsel Android yang pertama.




Sejarah singkat Sistem Operasi Mobile


Berikut ini sedikit dijabarkan mengenai kelebihan dan kekurangan dari system operasi Symbian.

Kelebihan :

1. Dirancang sebagai gabungan kemampuan computer dengan ponsel
2. Bersifat open application environment yang memungkinkan ponsel menjadi
sebuah platform bagi pengembangan berbagai aplikasi dan layanan (bahasa
dan konten)
3. Open standard dan interoperability, modul-modulnya mudah
diimplementasikan secara fleksibel karena mendukung berbagai aplikasi
teknologi dan pemrograman interfaces (APIs)
4. Multitasking, yang menekankan pada object oriented dan component based.
5. Flexible user interface design sehingga mudah dikembangkan dengan
inovasi yang diinginkan
6. Robustness, memiliki kemampuan mengakses data dengan cepat dan menjamin
keutuhan data, mampu mengurangi keterbatasan memori, penyimpanan dan
tenaga dari perangkat komunikasi yang saat ini ada.

Kekurangan :

Dikarenakan symbian merupakan system operasi terbuka, maka sangat rentan terhadap virus.Jika terlalu banyak lagu, gambar, atau video diakses bersamaan, seringkali handphone mengalami hang.Diperlukan memori card yang besar jika ingin menginstal banyak aplikasi

1. Berbayar.
2. Mudah diserang virus
3. Mudah dirusak
4. Banyak aplikasi yang menyaratkan versi tertentu dari Symbian



Kelebihan dan Kekurangan dari Sistem Operasi Symbian

Klasifikasi ini berdasar fungsionalitas dan hak akses dari API tertentu. Tujuan dari pendefinisian sistem ini selain untuk membedakan API mana saja yang bisa diakses oleh aplikasi yang dibuat oleh pihak pengembang aplikasi, juga tetap memelihara integrasi dari layanan yang disediakan bagi pihak pengembang aplikasi dengan API yang umum digunakan. Hal ini juga dilakukan untuk memaksimumkan interoperabilitas antara berbagai produk yang menggunakan Symbian OS.

Terdapat empat kategori dalam klasifikasi API yang tersedia, yaitu:

(API) Symbian Umum

Komponen ini merupakan komponen (API) inti dari Symbian OS. Setiap pengembang aplikasi dapat berasumsi bahwa komponen ini terdapat pada setiap versi Symbian OS sehingga dapat digunakan pada setiap perangkat telepon bergerak yang menggunakan Symbian OS sebagai sistem operasinya. Dengan kata lain setiap kode program yang hanya menggunakan API pada kategori ini dapat dikompail dan dijalankan tanpa kesalahan pada setiap telepon yang menggunakan Symbian OS. Dengan adanya lisensi kerjasama, pengembang aplikasi dapat menambahkan dengan syarat tidak mengganti ataupun mengubah fungsi API standar

(API) Symbian Umum Tergantikan

Komponen yang memerlukan kostumisasi dari komponen Symbian Umum yang diperlukan untuk bekerja dengan ROM dari sistem dimana ia diinstal. Komponen ini merupakan komponen yang bekerja pada low-level dari hardware tertentu. Untuk mendapatkan komponen ini pihak pengembang aplikasi memerlukan lisensi dengan pihak Symbian karena versi komponen ini disediakan oleh pihak Symbian. Namun pada dasarnya komponen ini merupakan komponen standar (umum) yang tersedia pada semua versi Symbian OS.

(API) Symbian Opsional

Komponen-komponen ini sifatnya opsional (tidak selalu ada) pada semua versi Symbian OS. Namun jika tersedia, maka pengembang aplikasi mendapat jaminan bahwa aplikasinya dapat menggunakan API pada kategori ini pada versi Symbian OS yang sama.

(API) Symbian Opsional Tergantikan

Bentuk kategori ini mirip dengan kategori Symbian Opsional adalah kumpulan API yang tidak terikat dengan API umum yang ada pada versi Symbian OS dan dapat ditambahkan oleh pihak pengembang dengan suatu lisensi dari pihak Symbian.




Klasifikasi Sistem Operasi (Symbian)

Dalam system operasi Symbian terdapat arsitektur pendukung yang terdiri dari lapisan-lapisan (layer) sebagai berikut :

Lapisan pendukung aplikasi (Aplication Utility Layer)

Lapisan ini terdiri dari berbagai pendukung yang berorientasi pada aplikasi . hal ini memungkinkan aplikasi lain (diluar system operasi) unutk berintegrasi dengan aplikasi dasar yang tersedia pada system operasi. Bentuk layanan lain termasuk proses pertukaran dan manajemen data.

Lapisan layanan dan framework antarmuka grafis (GUI Framwork)

Lapisan ini merupakan framework API yang tersedia untuk member dukungan terhadap penanganan user secara grafis maupun suara yang dapat digunakan oleh aplikasi lain.

Lapisan komunikasi

Lapisan ini berfungsi sebagai system operasi yang focus pada implementasi peralatan komunikasi mobile. Symbian OS memiliki sekumpulan API yang focus pada lapisan komunikasi. Bagian teratas pada bagian ini terdapat dukungan pencairan dan pengiriman pesan teks. Berikutnya adalah antar muka yang member dukungan komunikasi seperti Bluetooth, infrared (IrDa), dan USB. Yang terakhir pada lapisan ini adalh protocol komunikasi berupa TCP/IP, HTTP, WAP, dan layanan telepon.

Lapisan system API dasar

Lapisan ini merupakan kumpulan APi yang mendukung pengaksesan data memory, tanggal dan waktu, serta system dasar lainnya.




Arsitektur Sistem Operasi Symbian


Symbian OS adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile). (intinya Symbian adalah OS buat hape)
Symbian adalah sebuah sistem operasi dan platform software yang didesain untuk ponsel pintar dan saat ini diawasi oleh Nokia. Platform. Symbian adalah suksesor daripada Symbian OS dan Nokia Seri 60 yang sebelumnya sudah pernah beredar di pasaran. Tidak seperti Symbian OS, yang membutuhkan beberapa sistem antarmuka pengguna, Symbian menyertakan sebuah komponen antarmuka pengguna berdasarkan S60 5th Edition. Versi terakhirnya yaitu Symbian^3 sudah secara resmi dirilis pada kuartal 4 tahun 2010 lalu, pertama kali digunakan pada ponsel Nokia N8.

Symbian OS aslinya dikembangkan oleh Symbian Ltd.. Ini merupakan keturunan dari EPOC dari Psion dan berjalan secara eksklusif di prosesor ARM, walaupun telah ada x86 port yang belum dirilis resmi ke publik. Device berbasis Symbian telah mencakup 29.2% pangsa pasar ponsel pintar dunia pada kuartal pertama tahun 2011. Beberapa perkiraan mengindikasikan bahwa jumlah kumulatif dari ponsel-ponsel yang dipaketkan dengan Symbian OS ini hingga akhir kuartal 2 tahun 2010 lalu berjumlah 385 juta. Hingga 5 April 2011, Nokia merilis Symbian di bawah lisensi baru dan dikonversikan ke model sumber kepemilikan yang dibagikan, berlawanan dari proyek kode sumber terbuka atau open source.

Symbian OS mampu melakukan operasi secara multithreading, multitasking dan pengamanan terhadap memori. Dan semua pemrograman pada Symbian dilakukan secara event-based, artinya hardware CPU menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu.
Saat ini Symbian OS banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API). API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain.

Hal ini dimungkinkan karena API merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada level aplikasi, yang berisikan prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada produk telepon bergerak yang bermacam-macam.
Mirip seperti sistem operasi desktop, Symbian OS mampu melakukan operasi secara multithreading, multitasking dan pengamanan terhadap memori. Dan semua pemrograman pada Symbian dilakukan secara event-based, artinya hardware CPU menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu.

Namun perlu dipahami sistem operasi ini memang ditujukan untuk diinstal pada peralatan mobile dengan keterbatasan sumber daya. Multithread dan multitasking memberikan kemampuan Symbian OS untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus. Namun khusus ini, adanya preemptive multitasking kernel akan memberi tiap-tiap program suatu pembagian waktu pemprosesan yang dilakukan bergantian dengan cepat sehingga nampak bagi pemakai seolah-olah proses ini dieksekusi secara bersamaan. Untuk itu telah didefinisikan penjadwalan berdasar prioritas tertentu untuk menentukan proses mana yang berjalan terlebih dahulu dan proses apa berikutnya serta berapa banyak waktu akan jadi diberi.

Symbian OS sendiri bukanlah software yang sifatnya open source secara penuh karena meskipun terdapat ketersedian API dan dokumentasinya, yang banyak membantu pihak pengembang aplikasi untuk membuat software yang berjalan di atas sistem operasi ini, dipublikasi untuk umum namun tidak untuk kode source sendiri.



Pengertian Symbian OS

Pada tahun 1980, berdirilah sebuah perusahaan pengembang software dengan nama Psion yang didirikan oleh David potter. Sitem operasi ini lebih difokuskan pada penggunaan telepon bergerak (mobile). Produk dari perusahaan itu diberi nama EPOC. Pada tahun 1998 perusahaan Psion akhirnya bekerjasama dengan perusahaan telepon seluler terkenal seperti Nokia, Sony Ericsson, dan Motorola unutuk mengeksplorasi lebih jauh mengenai sistrm operasi yang bernama Symbian.

Akhirnya pada tahun 2004 perusahaan Psion menjual sahamnya , dan dari hasil kerjasama itu mneghasilkan EPOC Release 5 yang kemudian dikenal dengan nama Symbian S5. Sitem Operasi dari Symbian S5 itu sudah mulai mengintegrasikan kebutuhan implementasi aplikasi pada perangkat seperti PDA selain pada telepon seluler.

Seiring denganberjalannya waktu, sistem operasi Symbian ini terus dikembangkan sehingga muncul versi Symbian baru, contohnya Symbian versi 6 yang dikenal dengan nama ER6. Symbian versi 6 merupakan sistem operasi Symbian terbuka pertama , sehingga dimungkinkan para developer mengmbangkannya untuk pembuatan aplikasi-aplikasi. Pada tahun 2005, muncul Symbian OS v9.1. Versi ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan baru yang dikenal dengan capability-based security. Sistem keamanan ini mengatur hak akses bagi aplikasi yang akan didinstal pada perangkat mobile.

Kemudian dikembangkan lagi Symbian OS v9.2, yang kian sempurna karena pembaruan pada teknologi konektivitas Bluetooth terbaru, yaitu Bluetooth v2.0. Selanjutnya Symbian mengeluarkan Symbian OS v9.3 unutk mendukung teknologi WIFI 802.11 dan HSDPA. Sedangkan yang terbaru adalah Symbian OS v9.5. Sitem operasi ini memiliki 70 fitur baru yang menjadikan handphone lebih powerfull dan memiliki kinerja tinggi unutk mutimedia.Handphone yang pertama kali dibekali sistem operasi Symbian yaitu Ericsson R380. Pada tahun 2000 berbasiskan Symbian versi 5 yang merupakan versi unicode dari EPOC versi 5 dari Psion. Sesudah itu vendor Nokia 9210 dan 9290 communicator yang menggunakan Symbian versi 6.0.

Kemudian pada tahun 2001 Nokia mengeluarkan handphone Nokia 7650 dan 3650, seri 60 dengan platform imaging phones (ponsel berkamera) yang merupakan adopsi dari Symbian versi 6.1 (edisi pertama). Sesudah itu pada tahun 2002 perusahaan Sony Ericsson mengeluarkan P800 dan P900-nyayang menggunakan sistem operasi Symbian versi 7.0 UIQ. Pada tahun 2003 Nokia lalu mengeluarkan handphone Nokia 6600 series 60, dengan sistem operasi Symbian versi 7.0s edisi kedua yang diciptakan untuk generasi ketiga. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak saja ponsel atau handphone yang menggunakan sistem operasi Symbian, seperti Nokia 6600, nOkia 3660/3620, Nokia N-Gage, Nokia 7700, Sendo X, Siemens SX1, Sony Ericsson P900, BenQ P30, Foma 2102v, dan Motorola A920.

Akhirnya pada tahun 2004 Nokia membeli seluruh saham dari perusahaan Psion dan Motorola, sehingga hal ini menjadikan Nokia mneguasai hampir seluruh saham dari Symbian.Ltd.




Sejarah Sistem Operasi Symbian


Sun Solaris adalah sebuah sistem operasi keluarga Unix yang dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc.Open solaris adalah Sun Solaris yang di open-source kan di bawah lisensi CDDL (Common Development and Distribution License). Solaris OS adalah operating system yang sangat terkenal didunia karena kestabilannya. Solaris OS sangat dipercaya sebagai OS server terutama pada mesin-mesin critical yang menuntut high availability, stability, reliable, serta scalable.

Sun diambil dari singkatan Stanford University Network, sun pertama kali dikonsepkan oleh Andy Bechtolsheim, seorang lulusan Stanford University, Palo Alto, California dan ia merupakan original desain SUN wokrstaion untuk Stanford University Network proyek komunikasi dan proyek ini di desain dengan menggunakan 3M Computer atau 1 Megabyte, 1 MIPS dan 1 Megapixel. Sun workstation di desain di sekitar Motorola 6800 prosesor dengan sebuah keuntungan Memori Manajemen Unit dapat support dengan sistem operasi UNIX dengan virtual memori support. Andy Bechtolshiem mendapatkan spare part untuk pertama kalinya untuk membangun proyek sun dari Departemen Ilmu Komputer Stanford dan Sillicon Valley supply house.

Pada tanggal 12 Februari 1982, Vinod Khosla, Andy Bechtolsheim dan Scott McNealy dan mereka merupakan siswa lulusan Stanford menemukan Sun Microsystems dan Bill Joy dari Berkeley yang merupakan pengembang utama dari BSDyang bergabung setelahnya, juga merupakan salah satu penemu Sun Microsystemsdan SUN mulai menguntungkan pada Juli 1982. Persembahan Sun inisial publik adalah pada tahun 1986 di bawah simbol SUNW ( Sun Workstation) dan simbol SUN pada tahun 2007 dirubah ke JAVA karena SUN berasosiasi dengan JAVA Platform dan logo SUN yang berbentuk matahari dunia di desain oleh PROF.Vaughan Pratt. SUN workstation yang pertama menjalankan UNIX versi 7 dengan 68000 prosesor. SUN mengeluarkan beberapa versi yang terkenal.



Sejarah dan perkembangan sun solaris


Sistem operasi memberikan pelayanan-pelayanan sebagai berikut :

a. Eksekusi program atau meload program ke memori dan menjalankannya

b.Operasi I/O artinya sistem operasi harus bisa menyediakan mekanisme untuk melakukan operasi I/O karena pengguna tidak bisa mengontrol I/O secara langsung

c. Manipulasi sistem berkas artinya sistem operasi dalam pelayanan membaca, menulis, membuat dan menghapus file

d.Deteksi error atau mempertahankan kestabilan dengan mendeteksi error (pada CPU, perangkat keras, memori, I/O, program pengguna) dan jika bisa memperbaikinya.

e. Komunikasi artinya sistem operasi dapat memberikan dalam pertukaran informasi, dapat melalui shared memory atau massage passing

f. Alokasi sumber daya atau mengalokasikan sumber daya kepada beberapa pengguna atau tugas yang dijalankan pada saat bersamaan.

g.Accounting atau menentukan berapa banyak dan berapa lama users menggunakan sumber daya sistem

h.Proteksi atau menjaga semua akses ke sumber daya sistem terkontrol



PELAYANAN SISTEM OPERASI

Manajemen proses

Proses adalah sebuah program yang sedang dijalankan(eksekusi). Suatu proses memerlukan sumberdaya pada saat ekesekusi:􀃆CPU time, memori, berkas danperantiI/O Sistem operasi bertanggung jawab terhadap aktifitas yangberhubungan dengan manajemen proses:

a. Pembuatan dan penghapusan proses
b.Penundaan dan pelanjutan proses
c. Penyedia mekanisme untuk:
1) Sinkronisasi antar proses
2) Komunikasi antar proses
3) PenangananDeadlock

Manajemen memori utama

Memori sebagai tempat penyimpanan instruksi/data dari program.
1. Penyimpanan yang cepat sehingga dapat mengimbangi kecepatan eksekusi instruksi CPU
2. Terdiri dari“array words/bytes”yang besar
3. Alamat digunakanuntukmengakses data (shared oleh CPU danI/O devices)

Sistem operasi bertanggung jawab untuk aktifitas berikut yang berhubungan dengan manajemen memori :

a. Melacak pemakaian memori
b. Memilih program mana yang akan diload ke memori ketika bias digunakan
c. Alokasi dan dealokasi sesuai yang dibutuhkan 

Manajemen berkas

Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan (sesuai tujuan pembuat berkas tersebut ). Biasanya berkas mempresentasikan program dan data. Sistem operasi bertanggung jawab untuk aktivitas berikut yang berhubungan dengan manajemen berkas :

1. Pembuatan dan penghapusan berkas
2. Pembuatan dan penghapusan direktori
3. Mendukung primitive untuk manipulasi berkas dan direktori
4. Memetakan berkas pada sistem sekunder
5. Backup berkas pada media penyimpanan yang stabil

Manajemen I/O

Sistem I/O terdiri dari :

1. Sistem buffer : menampung sementara data dari/ke piranti I/O
2. Spooling : melakukan penjadwalan pemakaian I/O agar sistem supaya lebih efisien
3. Antarmuka devices-driver yang umum : menyediakan devices-driver yang umum sehingga sistem operasi dapat seragam (buka, baca, tulis dan tutup)
4. Driver untuk spesifikasi perangkat keras : menyediakan driver untuk melakukan operasi rinci/detail untuk perngkat keras tertentu
5. Manajemen penyimpanan sekunder

Karena memori utama bersifat sementara dan kapasitasnya terlalu kecil, maka untuk menyimpan semua data dan program secara permanent, sistem computer harus menyediakan penyimpanan sekunder untuk dijadikan back-up memori utama. Sistem operasi bertanggung jawab dalam aktivitas yang berhubungan dengan manajemen penyimpanan sekunder :

1. Manajemen ruang kosong
2. Alokasi penyimpanan
3. Penjadwalan disk

Jaringan

Jaringan (sistem terdistribusi) adalah kumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock. Setiap prosesor memiliki memori lokal masing-masing. Prosesor-prosesor dalam sistem terhubung dalam jaringan komunikasi. Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna ke bermacam-macam sumber daya. Akses tersebut peningkatan komputasi, peningkatan penyediaan data dan peningkatan keandalan.

Sistem proteksi

Proteksi berkenaan dengan mekanisme untuk mengontrol akses yang dilakukan oleh program, prosesor, pengguna sistem maupun pengguna sumber daya.

Command-Intepreter Sistem

Sistem operasi menunggu instruksi dari pengguna (command driven).Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statement(keinginan pengguna ) umumnya disebut control-card interpreter, command line interpreter dan UNIX shell. Command-Intepreter System sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi I/O piranti yang ada.




KOMPONEN SISTEM OPERASI